news24xx.com
Thursday, 21 Jun 2018

Ternyata Merkurius Bukanlah Planet Terpanas di Tata Surya

news24xx


Ternyata Merkurius Bukanlah Planet Terpanas di Tata SuryaTernyata Merkurius Bukanlah Planet Terpanas di Tata Surya

News24xx.com -  Dalam bidang teknologi luar angkasa, Indonesia tertinggal jauh dibanding negara-negara lain. Meskipun di tahun 1980’an, Indonesia pernah hampir mencatat namanya dalam sejarah dunia dengan mengirimkan dua astronot.

Kecelakaan pesawat ulang alik Challenger, akhirnya membatalkan penerbangan astronot Indonesia tersebut.

Dalama antariksa, Merkurius disebut sebagai planet paling panas dalam tata surya. Matahari sebagai sumber kehidupan manusia, menghasilkan energi yang dapat kita rasakan di Bumi dalam bentuk panas sinar matahari.

Karena panasnya sinar matahari, maka orang akan berasumsi bahwa semakin dekat ke Matahari, maka akan terasa semakin panas pula.

Matahari memiliki permukaan yang bisa mencapai panas 5.510 derajat Celcius (5.780 Kelvin) sampai dengan 15 juta derajat Celcius. Sehingga maka tak heran kalau orang menganggap planet yang terdekat dengan Matahari yaitu Merkurius adalah planet yang terpanas di tata surya kita.


Namun, ternyata bukan Merkurius yang merupakan planet terpanas.
Walaupun Merkurius hanya berjarak 57,91 juta kilometer dari Matahari (Bumi berjarak 149,6 juta kilometer dari Matahari), permukaan planet ini hanya mencapai titik terpanas pada siang hari di 450 derajat Celcius.

Karena Merkurius hampir nyaris tanpa atmosfer, maka suhu panas tersebut tidak tertahan di permukaan dan terbuang ke luar angkasa.

Sedangkan karena rotasi planet Merkurius ini sangat lambat, satu hari di Merkurius itu sama dengan 58 hari di Bumi, maka di sisi malam yang tidak terkena sinar matahari akan menjadi sangat dingin yaitu minus 172 derajat Celcius.

Justru planet terpanas di tata surya ternyata adalah planet Venus.
Planet Venus memiliki atmosfer yang jauh lebih pekat daripada Bumi. Atmosfer Venus terdiri dari carbon dioksida dan nitrogen. Atau dengan kata lain, planet Venus mengalami efek rumah kaca abadi.

Akibat suhu panas yang terjebak di dalam atmosfer Venus karena efek rumah kaca itu, maka suhu terendah di Venus adalah 462 derajat Celcius.

Venus boleh dianggap sebagai planet yang cantik, tapi sebenarnya Venus adalah planet yang super panas dan mengandung racun di atmosfernya.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...