news24xx.com
Thursday, 21 Jun 2018

China tidak senang dengan Trump Tolak Akuisisi Perusahaan Jack Ma

news24xx


Jack MaJack Ma

News24xx.com - Kegagalan Ant Financial Service Group, perusahaan milik Jack Ma dalam akuisisi perusahaan MoneyGram Amerika Serikat sepertinya berbuntut panjang. Kebijakan Donald Trump yang menggagalkan transaksi itu membuat pemerintah China tidak bahagia.

Editorial kantor berita China Xinhua mengecam pemerintah AS karena bertindak secara agresif terhadap China. Mereka juga memprediksi hubungan dagang dengan AS pada 2018 tidak akan berjalan mulus.

"China dan Amerika Serikat akan menghadapi perjalanan yang melonjak dalam perdagangan pada 2018, jika AS memperkeruh dengan cara mereka sendiri, tindakan balasan dari China dapat dilakukan," kata Xinhua mengutip dari Business Insider.

Ant Financial sendiri berada di bawah payung Alibaba, raksasa e-commerce China. Jadi masuk akal jika penolakan akuisisi sepertinya tidak diterima dengan baik oleh negara Tirai Bambu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ant Financial tahun lalu sebenarnya telah sepakat untuk menuangkan uang sebesar USD 1,2 miliar atau di kisaran Rp 16,1 triliun untuk membeli MoneyGram. MoneyGram diketahui beroperasi di 200 negara.

CEO MoneyGram Alex Holmes mengatakan perusahaannya gagal mendapatkan persetujuan dari Komite Penanaman Modal Asing, regulator berwenang menangani akuisisi tersebut. Alasannya terkait dengan keamanan nasional dimana data MoneyGram dikhawatirkan digunakan untuk memata-matai warga AS.

Jack terlihat akrab dengan Trump, bahkan tahun lalu Jack berjanji akan menciptakan jutaan pekerjaan di jajaran Alibaba AS. Trump juga memuji pengusaha besar Ma. Namun Administrasi Trump nampaknya sekarang sangat berhati-hati dengan investasi dari China.

"Kondisi geopolitik telah berubah sejak kami mengumumkan proposal transaksi dari Ant Financial hampir setahun yang lalu," kata Holmes.

"Meskipun kami telah melakukan yang terbaik untuk bekerja sama dengan pemerintah AS, sekarang menjadi jelas bahwa penggabungan ini tidak akan disetujui," pungkasnya.***

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...