Diduga Dikoordinir Sepasang Suami Istri, Proyek Revitalisasi SDN 6 Cibingbin Disorot Warga

Diduga Dikoordinir Sepasang Suami Istri, Proyek Revitalisasi SDN 6 Cibingbin Disorot Warga - Image Caption


News24xx.com -  Kegiatan revitalisasi bidang pendidikan yang sudah mulai berjalan, Rabu (27/8/2025) pada SDN 6 Cibingbin Kabupaten Kuningan Jawa Barat, menuai sorotan warga setempat. Salah satu hal yang disoroti, proyek bersumber dari APBN ini disebut-sebut dalam pelaksanaan pekerjaannya diduga dikoordinir sepasang ‘suami-istri’.

Demikian diungkapkan seorang warga sekitar sekolah, Aris Suhendri, ketika dihubungi POSKOTAONLINE, melalui sambungan WhatsApp, Jum’at (29/8/2025).

Menurutnya, dia mencium informasi, jika pekerjaan dari proyek revitalisasi tersebut digelar dengan cara diborongkan kepada salah seorang warga setempat bernama Idris.

“Informasi yang diserap seperti itu,”terangnya.

Dia menyoal, jika betul ada fakta yang terjadi seperti itu, apakah secara aturan hal tersebut (borongan pekerjaan-red) dibenarkan dalam pelaksanaan program revitalisasi sekarang.

“Saya juga ingin bertanya, bolehkah sepasang suami-istri menjadi pengurus komite pada sebuah sekolah yang sama ?”tanya pria yang biasa disapa Asep Asdut itu.

Secara terpisah, saat dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM.mengenai hal itu melalui sambungan WhatsApp (WA), Kepala SDN 6 Cibingbin, Kayo, S.Pd., mengungkapkan selaku penanggungjawab kegiatan revitalisasi dimaksud, dirinya dari sejak pra kegiatan sudah mengadakan musyawarah dengan komite sekolah, sebagai  langkah persiapan menjelang pelaksanaan proyek itu.

“Saya sudah membagi-bagi tugas dan untuk hal-hal teknis langsung oleh Bu Beti sebagai komite sekolah sekaligus menjadi pelaksana pembangunan, termasuk untuk pengaturan siapa yang menjadi pekerja di sini,”ujarnya.

Disinggung mengenai ada perspektif warga yang menduga proyek ini diborongkan kepada Idris, Kayo menjelaskan, jika yang bersangkutan (Idris-red) itu merupakan bendahara komite.

“Pak Idris itu memang suaminya Bu Beti ketua komite, lalu ada didalam proyek ini disebabkan yang bersangkutan merupakan bendahara komite sehingga menjadi satu kesatuan kepengurusan dalam kegiatan revitalisasi ini,”pungkasnya memberikan jawaban. ***